Rabu, 17 Agustus 2011

Merenung mencari arti "Keadilan"


Saya bingung dan tidak megerti bagaimana memahami arti dari keadilan.  Apakah keadilan itu sama dengan apa yang selama ini diterapkan dalam dunia Peradilan kita? Apakah memang itu sudah menggambarkan rasa keadlian yang ada selama ini yang saya cari?
Bingung dan akhirnya saya merenung sendiri untuk memahami apakah itu keadilan. Dalam merenung saya mencoba mengambil suatu kesimpulan bahwa keadilan itu saya pahami pada diri sendiri. Kemudian saya bertanya kepada diri sendiri apakah saya sudah merasa adanya suatu keadilan pada diri sendiri? Namun saya juga berpikir kembali apakah kalau saya sudah merasa apa yang saya rasa itu suatu keadilan, bagi orang lain juga akan berpandangan yang sama tentang keadilan sesuai dengan apa yang saya pikirkan.
Kemudian saya bertanya kepada teman-teman tentang keadilan yang saya pahami menurut diri saya. Jawaban dari teman-teman yang saya tanya memberikan pandangan yang berbeda tentang keadilan dari sudut pandang mereka masing-masing.
Dengan demikian menjadi tambah membingungkan buat saya untuk dapat memahami suatu konsep tentang keadilan. Sehingga saya mengatakan Keadilan itu suatu yang relatif. Apakah benar Keadilan itu suatu yang relatif? Apakah Keadilan itu relatif dikarenakan masing-masing orang mempunyai pandangan dan pemahaman keadilan sendiri.
Plato, Aristoteles, Immanuel Kant, Hans Kelsen, Gustav Radbruch, John Locke, John Rawls, Notohamidjojo, dll memberikan suatu pengertian dan pemahaman tentang keadilan yang berbeda-beda. Dengan demikian semakin memberikan kebingungan kepada saya memahami apa itu keadilan.
Apakah benar "Keadilan" adalah sesuatu yang subjektif dan juga relatif tergantung dari sudut pandang kita masing-masing dalam menafsirkan arti dari Keadilan? Apakah keadilan adalah sesuatu yang Abstrak??
Bingung, itu yang terjadi pada saya dalam mencari makna Keadilan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar